Pages

Kamis, 25 November 2010

CEDERA PADA OLAHRAGA

APA YANG DIMAKSUD CEDERA PADA OLAHRAGA?

~Cedera olahraga adalah segala bentuk benturan dan paparan sebagai akibat berolahraga

MENGAPA TERJADI CEDERA OLAHRAGA?

~Cedera olahraga terjadi karena ketidakmampuan otot,persendian,tendon,kulit,dan organ tubuh lainnya dalam menerima beban saat berolah raga

FAKTOR APA YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA CEDERA OLAHRAGA?

~Resiko terjadinya cedera olahraga akan meningkat pada:
  --> usia 30 tahun ke atas
        Kepribadian yang emosional
        Pemula
        Kurangnya pemanasan (warming up) sebelum berolahraga
        Kelainan postur,tubuh yang tidak sehat,berat badan berlebih
        Sarana dan peralatan tidak sesuai bentuk dan ukuran tubuh
        Suhu udara yang terlalu panas

BENTUK CEDERA OLAHRAGA APA YANG SERING TERJADI?

~Bentuk cedera yang sering terjadi:
  -->Kram otot
       Keseleo
       Pergeseran sendi
       Patah tulang
       Memar
       Luka

BAGIAN TUBUH MANA YANG SERING MENGALAMI CEDERA OLAHRAGA?

~Bagian tubuh yang sering mengalami cedera olahraga umumnya pada kaki,pergelangan kaki,lutut,tungkai bawah,pergelangan tangan,bahu,tulang punggung,leher

BAGAIMANA PENCEGAHAN CEDERA OLAHRAGA?

~Untuk mencegah cedera olahraga:
  -->Konsultasi ke dokter/petugas kesehatan sebelum memulai program olahraga
       Lakukan olahraga sesuai dengan kaidah baik,benar,terukur,dan teratur
       Gunakan sarana dan prasarana yang aman dan nyaman
       hindari berolahraga pada suhu udara yang terlalu panas

BAGAIMANA PENANGANAN CEDERA OLAHRAGA?

~Penanganan pada awal terjadi cedera:
  -->Hentikan kegiatan olahraga
       Kompres dingin/es bagian tubuh yang cedera
       Gunakan balut tekan pasa daerah yang mengalami cedera
       Posisikan bagian tubuh yang mengalami cedera lebih tinggi


~SEMOGA BERMANFAAT~

Jumat, 19 November 2010

ini foto foto kami lomba di UIN dan menjadi pemenangnya









Minggu, 31 Oktober 2010

PMR

PALANG MERAH REMAJA atau PMR adalah wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia. Terdapat di PMI Cabang seluruh Indonesia dengan anggota lebih dari 1 juta orang[1]. Anggota PMR merupakan salah satu kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan dibidang kesehatan dan siaga bencana, mempromosikan Prinsip-Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, serta mengembangkan kapasitas organisasi PMI.

~SEJARAH

PALANG MERAH REMAJA (PMR)
Terbentuknya Palang Merah Remaja dilatar belakangi oleh terjadinya Perang Dunia I (1914 – 1918) pada waktu itu Australia sedang mengalami peperangan. Karena Palang Merah Australia kekurangan tenaga untuk memberikan bantuan, akhirnya mengerahkan anak-anak sekolah supaya turut membantu sesuai dengan kemampuannya. Mereka diberikan tugas – tugas ringan seperti mengumpulkan pakaian-pakaian bekas dan majalah-majalah serta Koran bekas. Anak-anak tersebut terhimpun dalam suatu badan yang disebut Palang Merah Pemuda (PMP) kemudian menjadi Palang Merah Remaja (PMR).
Pada tahun 1919 didalam sidang Liga Perhimpunan Palang Merah Internasional diputuskan bahwa gerakan Palang Merah Remaja menjadi satu bagian dari perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Kemudian usaha tersebut diikuti oleh negara-negara lain. Dan pada tahun 1960, dari 145 Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah sebagian besar sudah memiliki Palang Merah Remaja.
Di Indonesia pada Kongres PMI ke-IV tepatnya bulan Januari 1950 di Jakarta, PMI membentuk Palang Merah Remaja yang dipimpin oleh Ny. Siti Dasimah dan Paramita Abdurrahman. Pada tanggal 1 Maret 1950 berdirilah Palang Merah Remaja secara resmi di Indonesia.
[sunting]Pendidikan dan pelatihan PMR

Untuk mendirikan atau menjadi anggota palang merah remaja disekolah, harus diadakan Pendidikan dan Pelatihan Diklat untuk lebih mengenal apa itu sebenarnya PMR dan sejarahnya mengapa sampai ada di Indonesia, dan pada diklat ini para peserta juga mendapatkan sertifikat dari PMI. Dan baru dianggap resmi menjadi anggota palang merah apabila sudah mengikuti seluruh kegiatan yang diadakan oleh palang merah remaja disekolah.
PMI mengeluarkan kebijakan pembinaan PMR:
Remaja merupakan prioritas pembinaan, baik dalam keanggotaan maupun kegiatan kepalangmerahan.
Remaja berperan penting dalam pengembangan kegiatan kepalangmerahan.
Remaja berperan penting dalam perencanaan, pelaksanaan kegiatan dan proses pengambilan keputusan untuk kegiatan PMI.
Remaja adalah kader relawan.
Remaja calon pemimpin PMI masa depan.
Tujuan pembinaan dan pengembangan PMI masa depan:
Penguatan kualitas remaja dan pembentukan karakter.
Anggota PMR sebagai contoh dalam berperilaku hidup sehat bagi teman sebaya.
Anggota PMR dapat memberikan motivasi bagi teman sebaya untuk berperilaku hidup sehat.
Anggota PMR sebagai pendidik remaja sebaya.
Anggota PMR adalah calon relawan masa depan.
[sunting]Jumbara

Jumbara atau Jumpa Bhakti Gembira adalah kegiatan besar organisasi PMR seperti halnya jambore pada organisasi Pramuka.Jumbara diadakan dalam setiap tingkatan. Ada jumbara tingkat kabupaten, daerah dan Jumbara Nasional. dimana pelaksanaanya disesuaikan dengan kemampuan PMI daerah yang bersangkutan.
[sunting]Tribakti PMR

dalam PMR ada tugas yang arus dilaksanakan, dalam PMR dikenal tri bakti yang harus diketahui, dipahami dan dilaksanakan oleh semua anggota. TRIBAKTI PMR (2009) tersebut adalah:
Meningkatkan keterampilan hidup sehat
Berkarya dan berbakti di masyarakat
Mempererat persahabatan nasional dan internasional.
[sunting]Tingkatan PMR

Di Indonesia dikenal ada 3 tingkatan PMR sesuai dengan jenjang pendidikan atau usianya
PMR Mula adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Dasar (10-12 tahun). Warna emblem Hijau
PMR Madya adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Menengah Pertama (12-15 tahun). Warna emblem Biru Langit
PMR Wira adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Menengah Atas (15-17 tahun). Warna emblem Kuning
[sunting]Prinsip dasar kepalangmerahan

Dalam PMR dikenalkan 7 Prinsip Dasar yang harus diketahui dan dilaksanakan oleh setiap anggotanya. Prinsip-prinsip ini dikenal dengan nama"7 Prinsip Dasar Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional" (Seven Fundamental Principle of Red cross and Red Crescent).
Kemanusiaan
Kesamaan
Kenetralan
Kemandirian
Kesukarelaan
Kesatuan
Kesemestaan